Footer

Jumat, 17 Oktober 2025

Best Practice DD 2025

 

🌉 Desa Kertasari Bangun Jembatan Penyeberangan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Kertasari, Bojong – Purwakarta.
Pemerintah Desa Kertasari Kecamatan Bojong Kabupaten Purwakarta menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi masyarakat dengan membangun jembatan penyeberangan di Blok Cipicung, Kampung Empangsari RT 013/04.
Pembangunan jembatan ini didanai dari Dana Desa Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 19.236.000 dan dilaksanakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Kertasari.

Langkah pembangunan ini berawal dari aspirasi para petani yang selama ini kesulitan mengakses lahan pertanian karena harus melewati aliran sungai yang cukup deras, terutama saat musim hujan.

“Kondisi jembatan lama sudah tidak layak dan sangat berisiko bagi petani. Karena itu, pemerintah desa memprioritaskan penggunaan Dana Desa untuk membangun jembatan baru yang lebih kuat dan aman,” ujar Sekretaris Desa, Jauharudin.


💪 Peran Pendamping Desa dalam Proses Pembangunan

Dalam pelaksanaan kegiatan, Tenaga Pendamping Profesional (TPP) turut berperan aktif sejak tahap perencanaan hingga pelaporan.
Pendamping memberikan arahan teknis, masukan gagasan, dan motivasi agar kegiatan berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipatif.

“Kami terus mendorong agar setiap kegiatan Dana Desa di Kertasari tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesejahteraan warga,” tutur Pendamping Desa Kecamatan Bojong, Abdul Hakim.


🏗️ Proses dan Hasil Pekerjaan

Pekerjaan dimulai dengan persiapan lahan dan penguatan pondasi, dilanjutkan dengan pengecoran badan jembatan dan pemasangan pegangan tangan.
Seluruh bahan yang digunakan memanfaatkan sumber daya lokal serta tenaga kerja dari masyarakat setempat, sebagai bentuk pemberdayaan warga desa.

Hasilnya, kini satu unit jembatan penyeberangan baru telah berdiri kokoh dan siap digunakan oleh masyarakat, khususnya lebih dari 100 petani dan pekebun anggota Kelompok Tani Kertamukti I dan Empangsari.


🌾 Manfaat Langsung bagi Petani

Sejak jembatan ini selesai dibangun, para petani merasa lebih aman dan nyaman dalam beraktivitas di area pertanian.
Selain memperlancar mobilisasi hasil panen, jembatan juga berperan penting dalam efisiensi waktu dan biaya transportasi, terutama saat musim tanam dan panen raya.

“Sekarang kami tidak perlu lagi memutar jauh atau khawatir saat musim hujan. Jembatan ini benar-benar membantu,” ungkap salah satu anggota kelompok tani.


🌱 Dampak Lanjutan dan Harapan Ke Depan

Meskipun pembangunan ini tidak berdampak langsung terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD), namun manfaat sosial dan ekonominya sangat terasa.
Dengan akses yang lebih baik, para petani mulai mengembangkan diversifikasi tanaman, dari semula hanya padi, pisang, dan umbi-umbian kini mulai ke komoditas hortikultura dan palawija.

Ke depan, Pemerintah Desa Kertasari berharap pembangunan infrastruktur seperti ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya memperkuat program ketahanan pangan desa.




📸 Foto: Dokumentasi Pembangunan Jembatan Penyeberangan Blok Cipicung, Desa Kertasari

🖋️ Reporter: Tim RumahPemberdaya | Sumber: Pemerintah Desa Kertasari & Pendamping Desa Kecamatan Bojong

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Musdes vs Musrenbangdes

  Memahami Perbedaan Mendasar antara Musdes dan Musrenbangdes di Desa Purwakarta, 19 November 2025 - Perencanaan pembangunan desa tidak lep...