Footer

Kamis, 16 Oktober 2025

 

🏟️ Desa Pasanggrahan Wujudkan Gedung Olahraga Melalui Dana Desa: Mendorong Semangat Sehat dan Ekonomi Masyarakat

Pasanggrahan, Bojong – Pemerintah Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, kembali menunjukkan praktik baik dalam pemanfaatan Dana Desa melalui pembangunan Gedung Olahraga (GOR) yang dikelola oleh BUMDesa Kahuripan Nagari Pasanggrahan.
Kegiatan yang dilaksanakan sejak tahun 2022 hingga 2024 ini menelan anggaran lebih dari Rp 900 juta, bersumber dari Dana Desa, dan kini telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pembangunan GOR Desa Pasanggrahan ini bertujuan untuk menyediakan sarana olahraga yang layak dan multifungsi bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan partisipasi warga dalam kegiatan olahraga serta memperkuat kebersamaan sosial. Selain itu, gedung ini juga dirancang agar dapat digunakan untuk berbagai kegiatan seperti bulu tangkis, pelatihan olahraga, dan kegiatan masyarakat desa lainnya.

“Melalui Dana Desa, kami ingin menghadirkan fasilitas yang tidak hanya bermanfaat untuk kebugaran jasmani, tetapi juga sebagai ruang interaksi dan pemberdayaan masyarakat,” ungkap Muh. Adam Febriansyah, Kepala Desa Pasanggrahan.

Dalam pelaksanaannya, pembangunan dilakukan secara bertahap — dimulai dari pembersihan dan penataan lahan kas desa seluas 300 meter persegi, pembangunan pondasi, struktur bangunan, pemasangan rangka dan penutup atap, hingga penyelesaian lantai lapangan.
Berdasarkan hasil Musyawarah Desa, pengelolaan GOR diserahkan kepada BUMDesa Kahuripan Nagari Pasanggrahan agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan menjadi sumber pendapatan desa.

Menurut Iin Iskandar, S.Pd, selaku Ketua BUMDes, keberadaan GOR ini kini menjadi kebanggaan warga karena telah menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang positif.

“Selain tempat olahraga, GOR ini membuka lapangan kerja baru, menggerakkan UMKM sekitar, serta menumbuhkan semangat olahraga bagi anak muda dan karang taruna,” ujarnya.

Bukan hanya menjadi tempat olahraga, GOR ini juga berkembang menjadi pusat kegiatan sosial dan budaya desa. Masyarakat memanfaatkannya untuk acara keagamaan, pelatihan karang taruna, hingga kegiatan kebersamaan warga. Dari pengelolaan GOR, desa juga mampu menambah Pendapatan Asli Desa (PADes) sebesar Rp 5 juta per tahun.

Peran Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Bojong, yaitu Abdul Hakim dan Wildan Sihabudin, turut membantu dalam memberikan ide, gagasan, serta memfasilitasi Pemerintah Desa untuk berkolaborasi dengan lembaga supra desa dalam proses perencanaan dan pelaksanaan kegiatan.

“Desa Pasanggrahan adalah contoh baik bahwa Dana Desa bisa dimanfaatkan tidak hanya untuk infrastruktur dasar, tetapi juga untuk membangun fasilitas publik yang berdampak sosial dan ekonomi,” ujar Wildan Sihabudin, Pendamping Desa Kecamatan Bojong.

Pembangunan GOR ini juga menunjukkan keterlibatan banyak pihak, seperti BUMDes, LPM, MUI, dan Karang Taruna, yang bekerja sama dalam mewujudkan fasilitas olahraga representatif dan berkelanjutan.
Kini, GOR Desa Pasanggrahan menjadi ikon baru desa dan menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat mampu menciptakan pembangunan yang produktif, sehat, dan inklusif.


📞 Kontak Desa

  • Kepala Desa: Muh. Adam Febriansyah (0838-1777-3000)

  • Sekretaris Desa: Edy Maulana Yusuf (0821-2225-9042)

  • Ketua BUMDes: Iin Iskandar, S.Pd (0817-0206-279)

#DesaPasanggrahan #BUMDesKahuripanNagari #DanaDesaBermanfaat #PemberdayaanMasyarakat #PurwakartaBerdaya #RumahPemberdaya





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Musdes vs Musrenbangdes

  Memahami Perbedaan Mendasar antara Musdes dan Musrenbangdes di Desa Purwakarta, 19 November 2025 - Perencanaan pembangunan desa tidak lep...