Oleh: Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Bojong
Purwakarta — Semangat kolaborasi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan nasional kini diwujudkan di tingkat desa. Melalui kerja sama strategis antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) selaku BUMN Pangan, pembangunan Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai direalisasikan, dan Desa Sukamanah, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta menjadi salah satu lokasi percontohan program tersebut.
Gerai KDKMP ini hadir sebagai pusat kegiatan ekonomi desa yang berfungsi menampung, memasarkan, dan mendistribusikan hasil produksi masyarakat desa, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai soko guru perekonomian rakyat.
Sinergi Nasional untuk Desa Mandiri
Pembangunan gerai koperasi di Desa Sukamanah merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Markas Besar TNI dan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) yang dilaksanakan di Cilangkap, Jakarta, pada awal Oktober 2025.
Kolaborasi tersebut menjadi langkah nyata percepatan pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) yang ditargetkan mencapai 80.000 gerai di seluruh Indonesia.
Dalam pernyataannya, Wakil Panglima TNI, Letjen TNI Tandyo Budi Revita, menegaskan bahwa TNI siap berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan di desa-desa.
“Markas Besar TNI dan Agrinas Pangan Nusantara membuat kerja sama untuk bisa menghidupkan Koperasi Desa Merah Putih dalam waktu sesingkat-singkatnya agar bisa beroperasional,”ujarnya seperti dikutip dari Radarindo.co.id (15/10/2025).
Menurutnya, keterlibatan TNI dalam program ini merupakan bagian dari “pertahanan ekonomi nasional”, di mana desa yang kuat secara ekonomi menjadi fondasi bagi ketahanan negara.
Peran Agrinas sebagai Motor BUMN Pangan
Dari sisi korporasi, PT Agrinas Pangan Nusantara berperan dalam pendampingan teknis, pembangunan fisik gerai dan gudang, serta penyediaan sistem logistik untuk mendukung rantai pasok pangan dari desa.
Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, menyebutkan bahwa program ini merupakan implementasi nyata ekonomi Pancasila.
“Kita membangun ekonomi Pancasila, di mana kita membangun koperasi di desa-desa dan menggerakkan ekonomi kerakyatan,”ujarnya dikutip dari Sokoguru.id.
Melalui gerai ini, produk-produk lokal seperti hasil pertanian, peternakan, dan UMKM akan lebih mudah terserap pasar, sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat desa.
Gerai KDKMP Sukamanah Jadi Percontohan di Kecamatan Bojong
Kegiatan pembangunan Gerai KDKMP Sukamanah di Kecamatan Bojong menjadi salah satu langkah awal penerapan program nasional tersebut di tingkat lokal.
Desa Sukamanah dipilih karena memiliki potensi ekonomi berbasis pertanian dan peternakan yang cukup besar serta kesiapan kelembagaan koperasi yang baik.
Babinsa Sukamanah Bpk. Dede Hermawan sekaligus putra daerah yang berasal dari Desa Sukamanah berkolaborasi dengan perangkat desa, BUMDes, dan masyarakat dalam tahap persiapan dan pembangunan gerai ini.
Gerai tersebut diharapkan menjadi pusat ekonomi rakyat, tempat masyarakat menjual hasil panen, membeli kebutuhan pokok, serta mengakses layanan koperasi dan informasi ekonomi desa.
Menurut laporan Infopublik.id, kerja sama antara TNI dan Agrinas juga mencakup kegiatan survei lokasi, sosialisasi program, pembangunan fisik gerai, hingga pendampingan operasional koperasi agar berjalan efektif.
“Gerai KDKMP akan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, tempat masyarakat menjual hasil panen, membeli kebutuhan pokok, serta mengakses layanan koperasi secara langsung,”tulis TNI.mil.id dalam siaran resminya (14/10/2025).
Dukungan TPP Kecamatan Bojong
Informasi awal disampaikan oleh Ketua KDMP Sukamanah Bapak Aris Andriana pada acara silaturahmi ditingkat Kecamatan Bojong Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Bojong menyambut baik langkah kolaboratif ini. Pembangunan Gerai KDMP Sukamanah dinilai sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat desa dan penguatan kelembagaan ekonomi lokal.
“Kami mendukung penuh kehadiran Gerai KDMP di Desa Sukamanah. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi juga membangun sistem ekonomi gotong royong yang akan menjadi motor kemandirian desa,”ungkap salah satu anggota TPP Bojong.
TPP juga berkomitmen mendampingi penguatan kelembagaan koperasi desa agar dapat mengelola gerai secara mandiri dan berkelanjutan, termasuk dalam aspek manajemen usaha, pelaporan, dan keterlibatan anggota.
Harapan dan Keberlanjutan Program
“Ketika desa kuat secara ekonomi, maka bangsa ini pun akan kuat dalam ketahanan nasional,”tegas Letjen TNI Tandyo Budi Revita dalam pernyataannya.
Pembangunan Gerai KDKMP Sukamanah menjadi langkah awal menuju desa mandiri dan berdaya saing, sekaligus inspirasi bagi desa-desa lain di Kecamatan Bojong dan Kabupaten Purwakarta.
📰 Sumber kutipan:
- TNI.mil.id – TNI dan Agrinas Tandatangani PKS KDKMP (2025)
- Infopublik.id – Perkuat Ekonomi Desa, TNI dan Agrinas Tandatangani MoU
- Sokoguru.id – Agrinas dan TNI Siap Bangun 80 Ribu Gerai Kopdes Merah Putih
- Radarindo.co.id – Agrinas Gandeng TNI Bangun 80 Ribu Gerai Kopdes Merah Putih
Tagar (Hashtag) untuk Blog dan Media Sosial:
#TNI #Agrinas #BUMNPangan #KDKMP #KoperasiDesaMerahPutih #DesaSukamanah #Bojong #Purwakarta #TPPBojong #KetahananPangan #EkonomiDesa #DesaMandiri #GotongRoyong #PemberdayaanDesa

.jpeg)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar